Sabtu, 17 September 2016

Bertemu dgn keinginan




المرء مع من احبّ ئع
"manusia akan dikumpulkan bersama yg dicintainya"

Suatu hari seorang lelaki menemui Buya Hamka...

Kepada beliau, dengan menggebu dia bercerita...

*“Subhanallah Buya”, sungguh saya tidak menyangka, ternyata di Makkah itu ada pelacur, kok bisa yaa*

sahut Buya *“ ohh yaa, saya baru saja dari Los Angeles dan New York dan masyaa' Allah, ternyata di sana tidak ada pelacur.”*

*“Ah, mana mungkin Buya!!! di Makkah saja ada kok, pasti di Amerika jauh lebih banyak lagi”*

*_“Kita memang hanya akan dipertemukan, dengan apa-apa yang kita cari.”_* tukas Buya dengan senyum...

Meski pergi ke Makkah, tapi *jika yang diburu oleh hati kita memang adalah hal-hal buruk, syaithan dari golongan jin maupun manusia takkan kekurangan cara untuk membantu kita mendapatkannya*.

Dan meski safarnya (perjalanannya) ke Los Angeles dan New York, *jika yang dicarinya adalah kebajikan, maka segala kejelekan akan enggan dan bersembunyi.*

Maka mari mengisi hati kita dengan prasangka baik, harapan baik, keinginan baik, dan tekad untuk menjadi lebih baik.

*Sebab jika hati senantiasa berniat baik, Allah akan pertemukan kita dengan hal yang baik, orang-orang baik, tempat yang baik, atau setidaknya peluang dan kesempatan berbuat baik.*

sumber :
http://www.bagi.me/2016/09/saat-seseorang-berkata-bahwa-di-makkah.html?

*Posted using my iPhone not yours :D

Rabu, 07 September 2016

Human Engineering

Majalah Forbes mengungkapkan hasil riset yang menyatakan bahwa 85% kesuksesan finansial seseorang akan berkenaan dengan kemampuannya dalam "human engineering," yaitu kepribadian dan kemampuan berkomunikasi , negosiasi dan memimpin. Yang mengejutkan adalah, hanya 15% yang berkenaan dengan kemampuan teknikal.






Hal ini menunjukkan bahwa manusia perlu mengembangkan sisi sosial nya melalui berinteraksi dengan beragam karakter manusia, sehingga dapat memiliki kemampuan yang baik dalam memimpin dan dipimpin ; berbicara dan mendengar; negosiasi atau bersikap tegas, dan tidak semata mata mengedepankan kemampuan teknikal atau logiknya saja.

Wallahu a'lam bish showaab

Senin, 05 September 2016

Berbedanya Hamba ALLAH




Perbedaan dalam kehidupan adalah sebuah keniscayaan. Manusia sendiri secara hakiki sudah menjadi bukti atas hadirnya perbedaan dalam kehidupan dan sekaligus juga menjadi bukti keberhasilan adanya perbedaan.

Laki-laki dan perempuan sejatinya merupakan dua mahluk ciptaan Allah yg berbeda. Hal ini ditunjukkan oleh fisiologis tubuh yg berbeda, volume otak yang berbeda, jumlah sel darah yg berbeda. Akan tetapi dengan perbedaan yang ada, dapat dimunculkan beragam keberhasilan dalam kehidupan. Manakala pria dan wanita menikah, mereka akan dikaruniai anak yang seringkali merupakan salah satu parameter keberhasilan/kesuksesan. Manakala mereka bekerjasama dengan baik dalam sebuah hubungan bisnis, maka akan muncul kekayaan, popularitas, dan pertumbuhan bisnis--yang seringkali menjadi parameter kesuksesan dalam sebuah hubungan kerja.

Dari paparan singkat diatas, kita bisa menarik kesimpulan bahwa sesungguhnya perbedaan seringkali membuahkan keberhasilan, manakala hadirnya perbedaan ini disikapi secara positif/baik.

Sebagai seorang hamba Allah, penyikapan kita akan hadirnya perbedaan adalah dengan mengedepankan aturan Allah didalamnya.

Artinya : "Nggak apa apa beda, asal nggak bertentangan dengan aturan ALLAH SWT"

contoh :

A suka warna merah, B suka warna kuning. Allah tidak melarang warna merah atau warna kuning, berarti terimalah perbedaan ini dan selanjutnya lakukanlah musyawarah dengan semangat dan cara yg tidak melanggar aturan Allah SWT untuk menghasilkan mufakat.

Dalam tulisan ini, saya berniat untuk menyampaikan mengenai penyikapan yang baik atas hadirnya perbedaan melalui pandangan kita sebagai hamba Allah SWT yang dipandu oleh Alquran dan Hadis.

Wallahu a'lam bishshowaab

*Posted using my iPhone not yours :D

Kamis, 11 Agustus 2016

Keberkahan Hidup muslim

(مَا يُصِيبُ الْمُسْلِمَ مِنْ نَصَبٍ وَلَا وَصَبٍ وَلَا هَمٍّ وَلَا حُزْنٍ وَلَا أَذًى وَلَا غَمٍّ حَتَّى الشَّوْكَةِ يُشَاكُهَا إِلَّا كَفَّرَ اللَّهُ بِهَا مِنْ خَطَايَاهُ. (خ حم
Tdklah seorang muslim tertimpa kepayahan, keletihan, kesusahan, kesedihan, dan tdk juga derita dan kekalahan bahkan duri yg melukainya melainkan ALLOH dengan itu semua akan menghapus kesalahan-kesalahannya (jika ia bershabar).


Hadis ini memberikan gambaran bahwa apapun yg terjadi terhadap seorang muslim/muslimah dalam kehidupannya, sesungguhnya hal itu jika dijalani dengan penuh keimanan, sudah pasti

Jumat, 15 Juli 2016

Penyembelihan dalam islam

🐂Semakin Maju Penelitian Ilmiyah Semakin Membuktikan Kebenaran Islam.


🐂Rasulullah tak pernah belajar cardiology tapi syari'atnya membuktikan penelitian ilmu modern.

🐄Melalui penelitian ilmiah yang dilakukan oleh dua staf ahli peternakan dari Hannover University, sebuah universitas terkemuka di Jerman. Yaitu: Prof.Dr. Schultz dan koleganya, Dr. Hazim. Keduanya memimpin satu tim penelitian terstruktur untuk menjawab pertanyaan: manakah yang lebih baik dan paling tidak sakit, penyembelihan secara Syari’at Islam yang murni (tanpa proses pemingsanan) ataukah penyembelihan dengan cara Barat (dengan pemingsanan)?